12 STRIKER TERBURUK DALAM SEJARAH LIGA PREMIER INGGRIS

Beberapa striker terkenal dari era mereka sudah dicatat untuk tampil mengesankan dalam Liga Premier Inggris. Sebagai contoh kita ambil nama sang legenda, Thierry Henry yang pernah mengubur impian Spurs dalam-dalam. Pada kenyataannya, Henry lebih dari sekedar mesin pencetak gol bahkan dia adalah anggota dari The Invincibles terbaik yang pernah ada dan seluruh bakatnya telah diakui di Liga Premier. Seiring dengan berjalannya waktu, nama Henry menjadi sosok motivasi para striker terbesar dalam sejarah Liga Premier masa kini yaitu Didier Drogba, Diego Costa dan tentu saja Wayne Rooney.

Namun pada kenyataannya, tidak semua nama striker diakuisisi oleh tim Liga Premier sebagai bintang. Para striker yang disebutkan dalam artikel ini nyatanya tidak berhasil membela tim kesayangannya, padahal tim tersebut sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk mendapatkan jasanya. Dalam beberapa kasus, beberapa pemain ini dikatakan tidak cukup siap untuk menjadi komponen kunci didalam klubnya yang tengah melakoni salah satu liga paling kompetitif di dunia.

Dan kesemua 12 striker yang akan saya sebutkan dalam bagian ini layak untuk dicatatkan sebagai striker terburuk yang pernah bermain di Liga Premier. Anda penasaran? Mari kita simak bersama-sama dibawah ini, diantaranya adalah:

  1. Andreas Cornelius


Cardiff City rela menggelontorkan uang senilai £ 6.090.000 untuk mendapatkan jasa Andreas Cornelius pada musim panas 2013. Tentu Cardiff tidak pernah membayangkan ke depannya seperti apa sosok striker yang telah mereka rekrut ini. Pada laga pramusim pertamanya, Cornelius mengalami cedera pergelangan kaki dan itu akan menjadi langkah awal dari masalah kebugaran dari salah satu tim Liga Premier. Conelius hanya tampil selama 8 laga sebelum dikembalikan ke FC Kopenhagen, ia menghuni Liga Premier selama 6 bulan.

  1. Ricky van Wolfswinkel


Alasan mengapa saya menempatkan nama Wolfswinkel dalam artikel ini karena masa depan karirnya yang begitu singkat. Norwich City sukses mendatangkan pesepakbola 26 tahun ini namun tujuannya datang ke Liga Premier hanyalah menjadi pemain pinjaman sebanyak 2 kali. Terlebih lagi di musim 2015 ini kita melihat Norwich sedang berjuang keras untuk merangkak keluar dari zona degradasi, yang berarti masa depan Van Wolfswinkel sebagai pemain Liga Premier akan segera berakhir.

  1. Tomas Brolin


Ada suatu masa dimana Tomas Brolin terlihat seperti bintang potensial yang akan bersinar di Liga Premier. Brolin yang sebelumnya sukses menjadi top-skorer saat membela klub Italia seperti Parma tampaknya begitu nafsu untuk menjadi seorang striker papan atas di Liga Premier. Ia kemudian segera merapat ke Leeds United untuk mencoba tantangan baru. Namun sayang ia tak hanya nafsu mencetak gol, ia juga kerap nafsu mengkonsumsi makanan siap saji yang menyebabkan tubuhnya mengalami kelebihan berat badan. Sejak tubuhnya menjadi ‘melar’, pastinya pergerakan tubuhnya sudah tidak setangguh dulu. Akhirnya ia pun didepak keluar dari Liga Premier.

  1. Afonso Alves


Middlesbrough kecewa berat saat mereka terdegradasi ke divisi paling rendah pada akhir musim 2008/09 silam. Ini juga menandakan bahwa mereka juga harus berpisah dengan striker mereka, Afonso Alves. Alves bukanlah dalang dibalik kegagalan Middlesbrough, namun peformanya diatas lapangan ini ternyata tidak sesuai dengan harganya yang mencapai £ 11,9 juta. Dalam 49 laga, ia hanya membukukan 13 gol dan ‘Brough sepertinya tidak banyak bicara untuk segera melepaskannya.

  1. Andriy Shevchenko


Sheva didatangkan ke Chelsea dengan harga yang cukup fantastis di kala itu senilai £ 30.310.000. Fans Chelsea, Jose Mourinho dan pemilik klub Roman Abramovich sepertinya berharap besar kepadanya. Namun saat dirinya mengenakan kaos Chelsea, ia hanya mencetak 9 gol dalam 49 laga. Sungguh harga yang tidak sesuai dengan penampilan yang diberikan seorang Sheva. Dan kasus ini merupakan kasus transfer terburuk dalam sejarah Liga Premier.

  1. Stephane Guivarc’h


Mungkin ada berbagai pendapat tentang penilaian kinerja Stephane Guivarc’h yang dicap sebagai striker terburuk dalam sejarah Liga Premier. Guivarc’h hijrah ke Newcastle United pada tahun 1998 ketika pelatih mereka, Kenny Dalglish menjalankan perubahan besar. Saat posisi Ruud Gullit digantikan oleh Dalglish, para fans melihat bahwa Gullit sangat tidak menyukai hadirnya Guivarc’h dalam skuat Newcastle. Naasnya, ia tidak pernah mencetak satu gol pun saat memulai debutnya dan selama beberapa bulan menghuni Newcastle, ia pun akhirnya didepak keluar.

  1. Sean Dundee


Pelatih Liverpool Gerard Houllier bersama bosnya Roy Evans membutuhkan sosok striker untuk mengisi posisi Robbie Fowler yang didekap cedera pada tahun ’98. Mereka kemudian memasukkan Sean Dundee yang didatangkan ke Anfield senilai £ 1.930.000. Transfer tersebut dianggap sebagai suatu kesalahan besar oleh Liverpool sebab Dundee hanya tampil dalam 3 laga Liga Premier. Bahkan lebih parahnya lagi, ia tidak pernah mencetak satu gol pun selama tugas singkatnya di Liverpool.

  1. Ade Akinbiyi


Jika anda seorang fans Leicester City, mungkin nama Ade Akinbiyi akan sedikit membuat anda takut. Para fans mengingat sosok Akinbiyi dalam 2 pertandingan yang terpisah. Pertama, mereka melihat Akinbiyi merobek bajunya serta memamerkan otot tubuhnya saat berhasil mencetak gol dan kedua, tembakan striker ini seringkali meleset dan lebih menyedihkan lagi tembakannya meleset saat ia hanya berada 6 yard dari depan gawang. Akinbiyi adalah sosok Roberto Soldado dan Fernando Torres yang sama-sama gagal bermain di Liga Premier.

  1. Michele Padovano


Mungkin dilain waktu, Crystal Palace harus berpikir sebanyak 2 kali untuk mendatangkan Michele Padovano dari Juventus. Padovano jelas tidak menikmati permainan saat berada di Liga Italia dan kali ini pengalaman yang sama juga ia rasakan saat bermain di Liga Premier. Ia hanya mencetak 1 gol dalam 12 laga untuk Palace dan parahnya lagi gol tunggal tersebut tidak membantu Palace sebab Palace terdegradasi. Ia hanya menetap satu musim di Liga Premier dan dianggap sebagai salah satu pemain asing terburuk dalam sejarah Liga Premier.

  1. Roberto Soldado


Spurs dikabarkan telah menggunakan uang senilai £ 21 juta dari hasil penjualan Gareth Bale ke Real Madrid untuk mendatangkan striker Spanyol, Roberto Soldado. Para fans Spurs berbondong-bondong keluar dari White Hart Lane dan menolak untuk menerima Soldado karena sering menunjukkan peforma yang tidak bagus. Nampaknya bagi mereka, kehadiran Soldado terasa sangat mengerikan di Liga Premier.

  1. Bosko Balaban


Ini adalah pemain gagal rekrutan Aston Villa, Balaban dianugerahi sebagai pesepakbola terburuk di tanah Inggris. Villa mendatangkan Balaban dengan nilai £ 5.460.000 pada tahun 2001 dan ia membuktikan bahwa dirinya tidak layak dibayar dengan harga sebesar itu. Mantan striker Dinamo Zagreb ini begitu kewalahan dalam membentuk fisik sehingga ia tidak dapat menembus skuat inti Villa. Balaban hanya tampil di 8 laga saat berseragam Aston Villa dan kesemua penampilannya itu sebagai pemain pengganti.

  1. Ali Dia


Kita pastinya akan tertawa terbahak-bahak saat mengingat kisah pesepakbola Ali Dia. Dia, begitulah namanya, memiliki teman dekat bos Southampton Graeme Souness dan berpura-pura menjadi sepupu dari pesepakbola George Weah. Penipu ini sukses meyakinkan Souness dan Dia segera menjalani laga sepakbola internasional. Souness kemudian menyodorkan kertas penandatanganan kontrak kepadanya, tetapi klub Southampton mengetahui jika Dia bukanlah sepupu Weah. Dia menjalani laga sebagai pemain pengganti dan tampil sangat buruk disepanjang pertandingan. Mungkin pertandingan tersebut menjadi penampilan “berarti” bagi Dia sebelum dirinya dikeluarkan dari pintu Southampton.